√ [FILOSOFI] Tuah Keris Sinom

Keris Sinom Bertuah dimana nama sebuah Pusaka yang satu ini, hingga sekarang masih sangat banyak yang memburunya. Biasanya para tokoh spiritualah, yang mampu memangang Keris Sinom ini, sangat jarang orang awam, kecuali jika ia sedikit saja mengerti akan ilmu kebatinan itu sah-sah saja.

keris sinom lurus

Keris Sinom, merupakan salah satu Dhapur Keris Lurus. Dalam dunia perkerisan, jenis Lurus merupakan Keris yang pertama sekali di ciptakan, sebelum di ikuti oleh Keris-keris Ber Luk lainnya, termasuk Keris Sinom ini, adapun ricikan dari Keris ini sebagai berikut:
  • Kembang kacang
  • Lambe gajah
  • Jalen
  • Sraweyan
  • Ri pandhan
  • Dan sogokan rangkap.
Keris Dhapur Sinom, biasa diberikan kepada para pemuda yang baru mulai bekerja dengan harapan agar dia bisa diterima ditempat kerjanya dengan baik dan dapat tumbuh berkembang seperti daun yang masih muda.

Dari makna (Sinom) harfiahnya, dapat di artikan sebagai:
Daun pohon asem yang masih muda atau rambut yang berada di dahi yang halus dan lembut.
Sinom memiliki sifat yang masih enom (muda, Red:Jawa), seperti anak kecil yang baru mencari dunianya. Maka seyogyanya, dalam bersosialisasi dengan orang lain, nada bicara dan intonasinya harus lembut, ramah, murah senyum dan menghargai.

Tak hanya harus pandai berbicara, tetapi juga harus mau mendengar, sehingga bisa membuat orang yang kita ajak berinteraksi menjadi kesengsem (terkesima). Keris Sinom merupakan perlambang, sikap hidup yang mudah beradaptasi, bisa memanfaatkan waktu dengan baik, bagaimana membawa dan menempatkan diri secara tepat dalam lingkungan pergaulan.

Keris Sinom sama dengan sebuah ajaran, tentang sifat fleksibel yang mengandung petuah tentang semangat hidup dan kemampuan untuk beradaptasi dalam pergaulan dimasyarakat.

Tuah Keris Sinom, adalah untuk membantu pemiliknya menjadi pribadi yang pandai bergaul sehingga disukai oleh banyak orang dan dapat tumbuh berkembang dalam kehidupannya seperti daun yang masih terus akan berkembang menjadi besar dan rindang.

Dalam Tuah sebuah Keris, akan kembali kepada si pemiliknya. Keris Sinom bukanlah untuk sebuah ketangguhan, dan kekuatan digdaya melainkan untuk terwujudnya cita-cita dan menjadi manusia yang bisa mengayomi dan disukai orang banyak.
Sukmaning Aji Hanya orang biasa yang sekadar ingin berbagi pengetahuan seputaran ilmu kanuragan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel